You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sogo
Desa Sogo

Kec. Balerejo, Kab. Madiun, Provinsi Jawa Timur

Permohonan Doa Keselamatan sekaligus Uri-uri Budaya melalui Tradisi Nyadran Di Desa Sogo Tahun 2026

Administrator 25 Mei 2026 Dibaca 55 Kali
Permohonan Doa Keselamatan sekaligus Uri-uri Budaya melalui Tradisi Nyadran Di Desa Sogo Tahun 2026

Melestarikan Tradisi Leluhur, Warga Desa Sogo Madiun Gelar Bersih Desa "Nyadran" Serentak di 4 Dusun

MADIUN – Masyarakat Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, kembali menggelar tradisi tahunan Bersih Desa atau yang akrab dikenal dengan sebutan Nyadran. Tradisi sakral yang bertujuan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta permohonan keselamatan desa ini berlangsung khidmat sejak Minggu malam (24/05/2026) hingga Senin pagi (25/05/2026).

Acara Nyadran tahun ini dilaksanakan secara serentak di empat dusun yang ada di wilayah Desa Sogo, yaitu Dusun Tanjungsari, Dusun Sogo 1, Dusun Sogo 2, dan Dusun Cabe Pojok.

Rangkaian acara dimulai pada malam Senin (24/05/2026). Warga di masing-masing dusun berkumpul di Masjid atau Mushola masing2 lingkungan biasa laksanakan untuk melaksanakan doa bersama dan istigasah. Suasana guyub rukun sangat terasa ketika ratusan warga duduk bersila, memanjatkan doa agar seluruh masyarakat Desa Sogo diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta dijauhkan dari segala marabahaya (bela pati).pada Senin pagi (25/05/2026). Sejak matahari baru terbit, warga dari empat dusun tersebut berbondong-bondong membawa ambengan atau tumpeng lengkap dengan aneka lauk-pauk tradisional ke lokasi punden dusun masing-masing.

Setelah sesepuh adat memimpin doa khusyuk, acara dilanjutkan dengan tradisi makan bersama. Warga saling bertukar lauk dan menikmati hidangan tumpeng sebagai simbol pemerataan berkah dan runtuhnya sekat sosial di antara mereka.

Kepala Desa Sogo menyampaikan bahwa tradisi Nyadran ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan warisan budaya yang harus terus dijaga oleh generasi muda.

"Bersih desa ini adalah sarana kita untuk nguri-uri (melestarikan) budaya Jawa. dan Doa keselamatan, inti dari Nyadran di empat dusun ini adalah memperkuat tali silaturahmi dan gotong royong antarwarga Desa Sogo," ujarnya di sela-sela acara, Senin (25/05/2026).

Acara Bersih Desa Sogo tahun 2026 ini berlangsung dengan tertib dan penuh suka cita. Selain ritual adat, beberapa dusun juga menjadwalkan hiburan kesenian tradisional sebagai bentuk rasa syukur sekaligus hiburan rakyat bagi warga setempat.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image